Ternyata Bernyanyi dan Membaca dengan Keras Bikin Otak Encer

Ternyata Bernyanyi dan Membaca dengan Keras Bikin Otak Encer


neurons-1773922_960_720
Apakah akhir-akhir ini Anda sering lupa atau kehilangan barang? Apakah Anda sulit menghafal nama orang-orang yang baru Anda kenal? Atau Anda merasa sudah tidak kreatif seperti dulu lagi? Itu tandanya Anda harus mulai melatih otak agar encer kembali.
Hanya sedikit sekali dari kita yang mau menggunakan waktunya untuk olahraga mental (neurobik). Padahal dengan semakin kita merangsang dan melatih otak dengan neurobik, maka otak kita akan tetap awet muda. Bahkan neurobik sederhana yang sering dianggap sepele seperti bernyanyi dan membaca dengan keras bisa mengundang interaksi antara otak kanan dan kiri, serta mengaktifkan jalur syaraf di otak yang tidak terpakai.
Rajin bernyanyi dan bersenandung
girl-15754__340
Ketika kita bernyanyi, oksigen di dalam darah dapat disalurkan dengan baik. Dengan begitu kerja otak makin meningkat karena lancarnya oksigen yang masuk ke dalam otak. Bernyanyi juga membuat perasaan jadi lebih bahagia. Selain itu, bersenandung (bernyanyi dengan suara lembut untuk menghibur diri sendiri atau orang lain) juga bermanfaat untuk menambah semangat dan menyegarkan pikiran. Karena suara itu akan mengaktifkan otak, sehingga kita lebih bersemangat dan otak akan lebih menyatu dengan suasana yang ada.
Bacalah dengan suara keras
person-2468249__340
Membaca dengan keras melatih kedua belahan otak dan menciptakan koneksi neural. Gunakan satu menit atau lebih dalam satu hari untuk membaca dengan suara keras, karena akan memberikan manfaat pada otak. Semakin tinggi tingkatan bukunya, maka akan semakin baik.
Sebagai variasi, bacalah buku dengan keras bersama teman. Pilih buku yang akan Anda baca bersama-sama. Bergantianlah untuk berperan sebagai pembaca dan pendengar. Saat kita membaca dengan keras atau mendengarkan orang lain membaca, maka kita menggunakan sirkuit otak yang berbeda daripada saat kita membaca dalam hati. Walaupun membaca lembar demi lembar bukunya jadi lebih lama, tapi ini cara yang bagus untuk mengasah otak.
Berdasarkan hasil penelitian otak, ternyata ada tiga daerah berbeda di otak yang menyala saat kata yang sama dibaca, diucapkan, dan didengarkan. Saat mendengarkan kalimat akan mengaktifkan dua area yang berbeda di kiri dan kanan hemisfer pada korteks. Lalu ketika mengucapkan kalimat akan mengaktifkan korteks motor di kedua sisi otak dan bagian serebelum. Sedangkan melihat kalimat hanya mengaktifkan satu area korteks di hemisfer kiri.
Selain itu, jika ada waktu, sempatkanlah setiap hari melihat kata baru dalam kamus dan pelajari kata baru tersebut. Ucapkan kata-kata baru tersebut sekeras-kerasnya, dan kemudian gunakanlah dalam kalimat.
Nah, sekarang tak usah segan bernyanyi dan membaca dengan keras lagi ya.


Sumber